Tahukah kalian apa itu
roket? ya, roket adalah wahana atau kendaraan terbang yang dapat menjelajahi
wilayah udara, darat, perairan, hingga angkasa luar dengan kecepatan yang
sangat tinggi. Roket pun memiliki banyak kegunaan, mulai dari roket yang
digunakan untuk bermain kembang api hingga roket untuk pergi ke Bulan.
Didalam
roket sendiri terdapat banyak sekali penerapan ilmu fisika dan kimia namun yang
paling terkenal adalah hukum pergerakan Newton ke-3. Roket bekerja dengan cara
merubah energi kimia menjadi energi panas pembakaran didalam ruang bakar roket
tersebut. Energi panas pembakaran ini akan menghasilkan tekanan yang disalurkan
melalui nosel atau bagian belakang roket tempat keluarnya semburan api sehingga
menghasilkan suatu perubahan tekanan yang dapat mendorong roket kearah
berlawanan dengan arah gaya dorong, kemudian dihasilkan energi kinetik yang
akan membuat roket meluncur maju ke depan atau ke atas. Nah, untuk lebih
memahami bagaimanan roket tersebut bekerja, cobalah lakukan percobaan sederhana
seperti dibawah ini.
Kalian
membutuhkan :
- Sebuah botol plastik bekas air mineral ukuran 1500
ml
-
Selembar kertas karton kaku
- Batang besi silinder berdiamater 5 mm sepanjang 70
cm
- Masker dan sarung tangan tebal
Langkah
kerja :
- Pertama, bersihkan botol dari kotoran serta air yang
mungkin saja masih tersisa serta lepas pula label kertas plastik yang masih
melekat.
- Lubangi tutup botol dengan diameter sebesar 5 mm,
gunakanlah gunting atau cutter.
-
Selanjutnya, buat pola pada kertas
karton kaku berbentuk segitiga terpangkas sebagai sayap roket sebanyak 3 buah
dan seperempat lingkaran sebagai hidung kerucut roket sebanyak 1 buah lalu
gunting sesuai dengan pola yang dibuat.
- Untuk bagian sayap roket, lipat pola yang telah
digunting kemudian beri lem agar sayap roket cukup kuat ketika sedang meluncur.
- Untuk bagian hidung roket, gulung pola
yang telah digunting lalu beri lem dan perkuat dengan lakban bening pada bagian
sambungannya.
- Lalu, pasang sayap roket pada bagian atas botol atau
dekat dengan penutup yang telah dilubangi tadi dan pasang pula hidung roket
pada bagian bawah botol. Gunakanlah lakban bening untuk menyatukannya.
-
Terakhir, potong sedotan plastik
sepanjang 5 cm dan tempelkan dengan menggunakan lakban bening pada bagian
tengah botol secara vertikal. Sedotan ini berguna sebagai alat yang dapat
menyatukan antara roket dan peluncur roketnya sehingga memudahkan unuk mengatur
arah luncur roket.
- Roket pun selesai dibuat dan dapat pula diberi
berbagai warna agar roket terlihat lebih menarik.
-
Untuk meluncurkan roket, pertama-tama tancapkan
batang besi silinder di tanah sebagai pelucur roketnya. Lalu, masukkan allkohol
70% sebanyak 1 tutup botol kedalam. Kocok botol agar alkoholnya menguap dan
tercampur dengan udara sehingga reaksi pembakaran antara bahan bakar dan udara
dapat terjadi. Kemudian, pasang roket pada peluncur roket lalu pematik api ke
lubang pada tutup botol dengan hati-hati dan dengan cepatnya roket pun
meluncur.
Nah,
setelah melakukan percobaan diatas dapat kita simpulkan bahwa roket bisa
meluncur ketika alkohol dimasukkan kedalam botol lalu disulut dengan api sehingga
menghasilkan semburan gas panas yang keluar melalui lubang pada tutup botol
tersebut.
Alkohol
adalah senyawa yang sangat mudah menguap dan apabila dikenai suatu panas atau api
maka akan langsung terbakar. Botol sebagai ruang pembakaran bahan bakar roket
ini akan membuat udara dan alkohol terbakar pada ruang yang sempit sehingga
menghasilkan tekanan yang besar dimana tekanan yang besar tersebut akan
mengalir menuju tekanan yang lebih rendah dan karena perbedaan tekanan antara
ruang pembakaran bahan bakar dan udara sekitar ini maka akan membuat tekanan
ini keluar melalui nosel atau lubang pada tutup botol sehingga menghasilkan
energi kinetik yang dapat mengerakkan roket meluncur maju kedapan.
CATATAN PENTING
1.
Pada saat
menyulut api ke begian lubang tutup botol, usahakan tangan atau benda yang
mudah terbakar agar tidak terlalu dekat karena semburan gas panas yang dihasilkan
dapat menyebabkan luka bakar yang serius.
2.
Selalu sediakan
peralatan safety seperti tabung
pemadam kebakaran jika semburan api terkena benda yang mudah terbakar, sarung
tangan untuk meminimalisirkan tangan terluka karena sewaktu menyalakan roket,
dan masker pada saat mengisi roket dengan alkohol karena alkohol dapat
memabukkan.
3.
Jangan
sekali-kali mengarahkan roket ini ke orang lain atau benda yang mudah terbakar,
arahkanlah ke atas dengan sudut luncur sekitar 40-90 derajat.
4.
Roket botol
berbahan bakar alkohol 70% ini dapat meluncur hingga ketinggian 15-20 meter
sehingga dapat digunakan di lapangan sepakbola.